Jumat, 17 Juni 2011

KULIT YANG MULUS


Martha Vasconcellos dulu biasanya akan menghilangkan bulu-bulu di daerah bikininya dengan lilin cair (waxing) secara cermat, sampai ia akhirnya muak dengan bulu yang tumbuh ke dalam. Dan, jujur saja, banyak dari antara kita yang merasakan hal sama. Benjolan-benjolan yang seperti jerawat itu, yang terbentuk ketika bulu secara perlahan muncul kembali di bawah permukaan kulit, amat sering timbul di bagian tubuh yang berbulu kasar di tempat waxing dilakukan.

Kini, garis bikini Martha mulus dan indah, setelah beberapa kali melakukan elektrolisis, yaitu perawatan seorang ahli kecantikan (aesthetician) yang menghancurkan folikel rambut individu dengan arus listrik yang dialirkan melalui jarum halus. Meski hasilnya akan permanen setelah beberapa sesi, perawatan ini melelahkan. ltu sebabnya mengapa semakin banyak wanita lebih memilih menghilangkan bulu dengan laser atau yang biasa disebut Laser Hair Removal.

Salah satu dokter kulit di New York, Cheryl Thellman-Karcher, yang menjaga Miss Universe agar bersinar dari ujung kepala hingga ujung kaki, mengamati bahwa banyak kontestan zaman sekarang pada awalnya memasuki kompetisi sebagai fans metode alat pencukur, lilin panas, atau cairan/krim pengangkat bulu. Namun, “kebanyakan pada akhirnya akan beralih ke metode Laser Hair Removal,” katanya.

Anda berhadapan dengan semua jenis kulit yang berbeda dalam pemilihan ini, dan metode laser terbaru dapat menangani jenis kulit apa saja. Meskipun begitu, perawatan dengan teknologi paling canggih juga mempunyai kelemahan; yang paling menonjol adalah biaya yang dikeluarkan. Thellman-Karcher akan menuntun kita meninjau berbagai metode pembasmi bulu-bulu halus yang paling populer.

Referensi: Universal Beauty – Panduan Kecantikan Oleh Cara Birnbaum

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites